SEMARANG, sinargunung.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mencari strategi untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan studi tiru ke Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (24/9/2026). Rombongan Pemkot Tangerang dipimpin Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono dengan membawa sejumlah perangkat daerah yang berkaitan langsung dengan pengelolaan pendapatan.

Kunjungan tersebut tidak hanya membahas target penerimaan daerah, tetapi juga mendalami penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), khususnya dalam pengelolaan pajak dan retribusi.

Maryono mengatakan, Pemkot Tangerang ingin mendapatkan pengalaman dari daerah lain yang telah menerapkan berbagai sistem dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah.

“Kami datang ke Kota Semarang untuk belajar dan berbagi pengalaman. Optimalisasi PAD dan ETPD bukan sekadar mengejar target penerimaan, tetapi membangun sistem yang transparan, akuntabel, efisien, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat,” ujar Maryono usai bertemu Sekretaris Daerah Kota Semarang beserta jajaran di Kantor Pemerintah Kota Semarang.

Belajar Digitalisasi Pajak

Dalam kunjungan tersebut, Pemkot Tangerang mempelajari sejumlah praktik yang diterapkan Pemkot Semarang, mulai dari digitalisasi layanan perpajakan, penguatan kerja sama lintas sektor hingga keterlibatan masyarakat dalam mendukung pengelolaan pendapatan daerah.

Maryono menegaskan, hasil studi tiru tidak akan diterapkan secara mentah di Kota Tangerang. Setiap strategi akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan daerah.

“Tidak semua harus diterapkan sama. Yang kami pelajari adalah bagaimana membangun sistem yang tepat untuk Kota Tangerang, sehingga potensi penerimaan dapat dikelola lebih optimal dan pelayanan kepada masyarakat semakin mudah,” katanya.

Dalam kunjungan itu, Maryono didampingi sejumlah perangkat daerah penghasil PAD. Di antaranya Badan Pendapatan Daerah, Badan Pengelola Keuangan Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan, serta Dinas Ketahanan Pangan.

Sekretaris Daerah Kota Semarang Handi Priyanto menyambut baik kunjungan jajaran Pemkot Tangerang tersebut.

Menurutnya, pertemuan antarpemerintah daerah dapat menjadi ruang untuk saling bertukar pengalaman, khususnya terkait penguatan sistem elektronifikasi transaksi dan pengelolaan pajak daerah.

“Kami sangat menyambut baik kehadiran Bapak Wakil Wali Kota Tangerang beserta jajaran. Ini menjadi ruang diskusi dan sharing ilmu, khususnya dalam penguatan ETPD,” ujar Handi.

Maryono memastikan hasil pembelajaran dari Semarang akan dibahas lebih lanjut bersama organisasi perangkat daerah terkait di Kota Tangerang.

Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat sistem perpajakan, meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan, serta memastikan berbagai potensi daerah dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Bagaimana potensi penerimaan daerah dapat kita maksimalkan dengan tata kelola yang semakin baik. Pada akhirnya, penerimaan tersebut harus kembali dalam bentuk pelayanan publik yang berkualitas dan manfaat pembangunan yang dirasakan masyarakat,” pungkas Maryono.