KOTA TANGERANG || sinargunung.com – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) mengoperasikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga yang terdampak banjir dan saat ini berada di lokasi pengungsian, Minggu (8/3/2026).

Dapur umum tersebut dipusatkan di kantor Dinas Sosial Kota Tangerang sebagai lokasi utama pengolahan makanan bagi para pengungsi. Makanan yang disiapkan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan warga saat sahur dan berbuka puasa, mengingat banjir terjadi di tengah bulan Ramadan.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, mengatakan dapur umum dioperasikan untuk memastikan kebutuhan logistik dasar masyarakat terdampak banjir tetap terpenuhi, khususnya makanan siap saji.

“Sejumlah warga terdampak banjir terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Karena itu, mereka membutuhkan dukungan logistik, terutama makanan siap santap. Kami memastikan kebutuhan tersebut dapat terpenuhi melalui dapur umum yang telah disiagakan,” ujar Acep.

Ia menjelaskan, banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Tangerang dipicu oleh hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu malam (7/3/2026). Kondisi tersebut menyebabkan genangan dan banjir di beberapa kawasan permukiman warga sehingga sebagian masyarakat harus mengungsi.

Sejak malam hingga menjelang waktu sahur, petugas Dinas Sosial bersama relawan telah mendistribusikan bantuan makanan kepada warga terdampak di sejumlah titik pengungsian.

Di Kelurahan Uwung Jaya, misalnya, bantuan yang disalurkan berupa 450 nasi bungkus dan 12 dus air mineral untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi.

Selain itu, bantuan logistik juga didistribusikan ke wilayah Jalan Kalingga RW 16, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas. Di lokasi tersebut, petugas menyalurkan bantuan berupa 10 dus mie instan dan 10 dus air mineral bagi warga yang terdampak banjir.

Penyaluran bantuan juga dilakukan di kawasan Jalan Kemuning, Periuk Jaya. Di wilayah tersebut, Dinas Sosial menyalurkan 35 nasi bungkus kepada warga yang membutuhkan.

Acep menegaskan, dapur umum akan terus dioperasikan selama kondisi darurat banjir masih berlangsung. Pemerintah daerah berkomitmen memastikan kebutuhan pangan para pengungsi tetap terpenuhi setiap hari.

“Dapur umum akan terus beroperasi selama masa tanggap darurat. Selain menyiapkan makanan untuk sahur, kami juga akan menyiapkan makanan bagi warga terdampak untuk berbuka puasa,” kata Acep.

Pemerintah Kota Tangerang juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi warga terdampak banjir serta memastikan distribusi bantuan logistik berjalan lancar agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama berada di pengungsian.

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *