sinargunung.com, Jakarta | Sebanyak 1.239 personel gabungan telah dikerahkan untuk mengamankan proses penetapan Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang dilaksanakan di Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi DKI Jakarta, di Jl. Salemba Raya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.
“Dalam rangka pengamanan penetapan Paslon Gubernur dan Wagub DKI Jakarta di KPUD Provinsi DKI Jakarta, kami melibatkan 1.239 personel gabungan,” ujar Kombes Pol Susatyo, Minggu (22/9/2024).
Personel gabungan yang dikerahkan terdiri dari anggota Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemerintah Daerah DKI Jakarta, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Sementara rekayasa Lalu Lintas di sekitar area KPUD Provinsi DKI Jakarta, Kombes Pol Susatyo mengatakan bahwa nantinya bersifat situasional, disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Ia menilai rekayasa lalu lintas tersebut akan diterapkan untuk mengantisipasi potensi kepadatan di sekitar area penetapan.
“Bila nanti di sekitar KPUD Provinsi DKI Jakarta terdapat massa pendukung Paslon dalam jumlah yang besar dan terjadi peningkatan eskalasi, maka kami akan melakukan rekayasa lalu lintas,” jelasnya.
Dirinya mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk menghindari kawasan Jl. Salemba Raya yang menjadi titik penetapan pasangan calon.
“Kami sarankan kepada masyarakat untuk mencari jalur alternatif lain guna menghindari kepadatan lalu lintas,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kapolres Susatyo juga menegaskan pentingnya sikap humanis dalam pelaksanaan pengamanan. Ia menekankan kepada seluruh personel gabungan yang terlibat agar selalu melayani masyarakat dengan santun dan penuh rasa hormat.
“Seluruh personel yang bertugas harus bertindak dengan humanis, santun, dan melayani warga dengan baik,” ujarnya
Di samping itu, Kapolres juga mengimbau kepada tim sukses (Timses) dari masing-masing pasangan calon agar menjaga ketertiban selama berlangsungnya kegiatan. Ia meminta para pendukung untuk menghormati pengguna jalan lain, serta memastikan kegiatan berjalan dengan tertib dan damai.
“Kami meminta kepada seluruh tim sukses dan pendukung pasangan calon untuk menjaga ketertiban dan kesantunan. Hormati dan hargai pengguna jalan lainnya yang melintas, sehingga kegiatan penetapan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif, sesuai dengan harapan kita semua,” ucapnya.
Kombes Susatyo menuturkan dalam upaya memastikan kesiapan personel, usai apel pengamanan, Danton dan Danki yang bertugas melakukan pengecekan dan pemeriksaan kepada setiap anggota. Langkah ini kata dia dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada personel yang membawa senjata api selama bertugas.
“Kami telah melakukan pengecekan secara teliti setelah apel pengamanan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa anggota yang terlibat tidak membawa senjata api,” pungkasnya.
Untuk diketahui mendalam, pemeriksaan ini merupakan bagian dari standar operasi pengamanan yang telah ditetapkan oleh pihak kepolisian, guna menghindari potensi risiko yang tidak diinginkan selama berlangsungnya acara penetapan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Kehadiran 1.239 personel gabungan yang terdiri dari berbagai instansi menunjukkan keseriusan pihak keamanan dalam menjaga kelancaran proses penetapan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Langkah pengamanan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga ketertiban, tetapi juga memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama yang berada di sekitar lokasi kegiatan. (Asrori)
