KOTA TANGERANG, sinargunung.com – Semangat berbagi dalam memperingati Hari Santri Nasional diwujudkan melalui aksi sosial cukur rambut gratis bagi sekitar 60 santri Pondok Pesantren Al-Hasyimiyah, Jalan Pembangunan 3, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan tersebut digelar oleh para alumni pelatihan pangkas rambut binaan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang dengan dukungan AirNav Indonesia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Sebanyak enam tenaga pangkas rambut atau barber diterjunkan untuk memberikan layanan gratis kepada para santri. Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini sekaligus menjadi ajang bagi para alumni untuk mempraktikkan keterampilan yang diperoleh melalui program pelatihan pemerintah daerah.

Penanggung jawab kegiatan sekaligus alumni pelatihan Dinsos Kota Tangerang, Ahmadin, mengatakan aksi tersebut berangkat dari keinginan untuk mengembangkan kemampuan yang telah diperoleh agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, keterampilan pangkas rambut tidak hanya menjadi bekal untuk membuka peluang usaha, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana pengabdian sosial.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan antusiasme santri sangat tinggi. Ini menjadi bukti bahwa hasil pelatihan Dinsos Kota Tangerang bisa memberikan dampak nyata. Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para alumni untuk terus berkembang dan mandiri secara ekonomi,” ujar Ahmadin.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga diberikan AirNav Indonesia melalui program TJSL. Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosial, tetapi berlanjut pada penguatan usaha dan peningkatan keterampilan masyarakat.

Perwakilan TJSL AirNav Indonesia, Hasanudin, menyampaikan bahwa pihaknya berencana memberikan fasilitas penunjang berupa box container barber sebagai tempat usaha bagi alumni binaan Dinsos Kota Tangerang.

Selain dukungan sarana usaha, AirNav Indonesia juga menyiapkan program pelatihan keterampilan mencukur bagi para santri. Program tersebut diharapkan dapat membuka peluang lahirnya santripreneur yang memiliki kemampuan usaha dan kemandirian ekonomi setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hasyimiyah, H. Saeful Bahri, menyampaikan apresiasi atas kepedulian para alumni pelatihan Dinsos bersama AirNav Indonesia. Ia menilai layanan cukur gratis tersebut sangat membantu kebutuhan para santri sehari-hari.

“Program cukur gratis ini luar biasa dan sangat kami apresiasi. Kegiatan ini membantu kebutuhan para santri yang biasanya harus memanggil tukang cukur dengan biaya tertentu. Kami juga menyambut baik rencana pelatihan mencukur bagi pengurus dan santri sebagai bekal keterampilan praktis ketika nantinya terjun ke masyarakat,” ungkap Saeful.

Sinergi antara alumni pelatihan Dinsos Kota Tangerang dan AirNav Indonesia ini menjadi contoh bagaimana program pemberdayaan dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, manfaat pelatihan pemerintah daerah tidak hanya dirasakan oleh para peserta, tetapi juga dapat disalurkan kembali kepada lingkungan sekitar. Di sisi lain, dukungan dunia usaha diharapkan mampu memperluas kesempatan berwirausaha sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Kota Tangerang. sumarna